Bulu Perindu, Benda Bertuah Penumbuh Rasa Rindu

Bulu Perindu, Benda Bertuah Penumbuh Rasa Rindu

Tahukah kamu tentang bulu perindu? Bulu ini bukan sembarang bulu, karena dipercaya bisa menimbulkan rasa rindu dan kasih sayang.

Memang ada banyak cara untuk memikat hati kekasih idaman, mulai dari merawat diri, bekerja hingga memiliki harta yang banyak, menggunakan skill komunikasi yang baik, atau bahkan menggunakan benda yang bisa memikat rasa simpati orang lain.

Jika ada orang yang mencari bulu perindu, maka jelas tujuannya untuk mendapatkan jodoh. Hal ini karena kisah yang tersebar di masyarakat memang seperti itu, dimana orang yang tidak suka bahkan bisa takluk dengan bulu perindu ini.

Namun sebenarnya bulu perindu tidak hanya diperuntukkan untuk mencari jodoh. Ada juga yang menggunakannya dengan tujuan menarik simpati orang lain.

Ada juga untuk melunakkan hati pasangan, kalau ini biasanya ditujukan untuk pasangan yang sedang bertengkar, cara menggunakannya dengan mencelup di segelas air lalu diberikan pada pasangan untuk diminum.

Selain itu, tujuan lain menggunakan bulu perindu adalah untuk penglaris dagangan. Hal ini karena ada kepercayaan bahwa memercikkan air celupan bulu perindu dapat membuat orang lain ingin Kembali datang ke toko kita.

Namun sebenarnya, terbuat dari apakah bulu perindu ini?

Baca Juga :

5 Alasan Wanita Susah Mendapatkan Jodoh Idaman

Pasang Susuk Emas, Rahasia Awet Muda Tanpa Oplas

Bulu Perindu, Benda Bertuah Penumbuh Rasa Rindu

Ada beberapa perbedaan pendapat yang tersebar di masyarakat terkait asal-usul bulu perindu ini.

Pertama, ada pendapat yang menagatakan bahwa bulu perindu itu berasal dari akar rumput bujang yang banyak di daerah Kalimantan.

Hal ini juga terjadi karena stereotype bahwa banyak wanita Dayak yang memiliki paras cantik dan dapat memikat laki-laki dan katanya ini ada hubugannya dengan bulu perindu.

Bulu perindu yang dimaksud menurut sebagian orang hanya akar rumput biasa yang dapat bergerak jika terkena air atau asap rokok, namun itu hanyalah reaksi fisika biasa.

Kedua, bulu perindu yang berasal dari bubung bambu. Hal ini berdasarkan kepercayaan orang Sumatra dan Jawa yang mana bulu perindu daapt dijumpai dalam ruang kosong tiantara ruas bambu.

Di ruas itu ada serat panjang seperti akar yang lurus, ada juga yang berlekuk. Namun bubung ini dijaga oleh mahluk halus dan tidak bisa sembarang dijumpai, bahkan jika kamu membabat habis rumpun bambu yang ada.

Hanya orang yang memiliki ilmu batin kuat yang bisa menemukannya, bahkan ada kasus dimana orang yang menginginkannya meminta ijin lebih dulu kepada penunggu agar diperkenankan mengambil bulu perindu, barulah ia mendapatkannya.

Ketiga, bulu perindu yang berasal dari sarang burung elang hitam. Hal ini juga tidak terlepas dari mitologi jawa tentang jelmaan dewi kasih sayang yang menjadi induk burung elang.

Elang hitam betina bahkan dipercaya memiliki satu bulu yang dapat membuat suaranya merdu, sehingga disukai pejantan.

Namun memang, mencari bulu perindu di sangkar burung elang hitam memang bukanlah perkara mudah terlebih karena letak sarannya yang sangat tinggi.