Misteri Khodam Pendamping Menurut Pandangan Kejawen

Misteri Khodam Pendamping Menurut Pandangan Kejawen

Mungkin kamu tidak asing dengan istilah khodam pendamping, meski tidak tahu secara detail mungkin kamu pernah mendengar istilah ini di suatu tempat. Khodam pendamping adalah sebuah energi gaib yang datang dan mendampingi manusia untuk membantu dan membimbing tuannya selama di dunia.

Ada yang mendapatkan khodam pendamping dari benda-benda pusaka, ilmu kebatinan, melakukan tirakat, bahkan ada juga yang diturunkan dari leluhur. Wujudnya pun beraneka ragam, namun yang paling sering berwujud manusia atau hewan.

Biasanya seseorang yang memiliki khodam akan terlihat lebih berwibawa, ada juga khodam yang bertugas melindungi tuannya dari gangguan mahluk gaib lain, atau ada juga khodam yang memberikan kekuatan pada tuannya dalam keadaan terdesak.

Ada beberapa perbedaan antara khodam yang didapat dari leluhur berdasarkan garis keturunan dengan khodam yang didapat dari suatu amalan.

Biasanya khodam dari garis keturunan akan lebih setia, memiliki energi yang dapat dikontrol, dan membantu anggota keluarga lain yang sedang mendapat musibah.

Hal ini berbeda dengan khodam yang didapat dari amalan, karena biasanya khodam ini akan berpindah ketika tujuan awalnya tidak sesuai, lalu memiliki energi yang belum selaras dengan energi tuan sehingga perlu upaya lebih banyak untuk melakukan kontrol.

Kemudian khodam ini juga lebih cenderung membantu tuannya, kalaupun ada anggota keluarga yang dibantu biasanya yang memiliki aura energi sama.

Hal-hal seperti khodam, mahluk halus, dan sejenisnya ini sudah mengakar di nusantara sejak zaman dahulu kala.

Banyak kepercayaan tiap daerah yang mempercayai hal itu, seperti halnya di Jawa ada kepercayaan yang namanya Kejawen.

Kejawen itu adalah kepercayaan masyarakat jawa, sebuah ajaran sejak sebelum adanya agama masuk ke Nusantara.

Kejawen ini serupa sekumpulan tata krama dan aturan hidup bagi penganutnya, dan bukan berupa agama. Ajarannya lebih menekankan pada hubungan antar manusia.

Oleh karenanya, Kejawen akan tetap selaras dengan agama yang dianut oleh pengikutnya. Makanya ada istilah Islam Kejawen, Kristen Kejawen, bahkan Hindu Kejawen.

Hubungan yang dimaksud dalam ajaran ini adalah, mengenal tuhan dan menjadi rahmat untuk dirinya.

Jika sudah, maka selanjutnya menjadi rahmat untuk keluarga, lalu setelah itu menjadi rahmat untuk sesama manusia dan semesta dengan cara berbuat baik selama hidup. Hal ini tentu selaras dengan ajaran agama manapun.

Memang Kejawen tidak mengajarkan tentang khodam dan sejenisnya, namun hal hal seperti khodam itu sudah ada sejak zaman leluhur dan mengakar di ingatan manusia.

Makanya masih banyak orang yang mempercayai dan melakukannya, misal mencari khodam.

Di dalam masyarakat Kejawen, ada istilah untuk ilmu spiritual yang dikenal seperti ilmu kanuragan atau ilmu kebal tubuh.

Kemudian ada ilmu pengasihan yang memberi kewibawaan. Lalu ada ilmu terawangan yang bisa digunakan untuk berhubungan dengan mahluk gaib. Bahkan ada juga ilmu khodam.

Jadi, kebiasaan dan tradisi di masyarakat akan hal mistis itu memang sangat kental bahkan hingga hari ini.