Pasang Susuk Emas, Rahasia Awet Muda Tanpa Oplas

Pasang Susuk Emas, Rahasia Awet Muda Tanpa Oplas

Susuk, seperti halnya benda mistis lain sudah sangat erat melekat di kehidupan masyarakat Nusantara sejak dulu kala.

Susuk menjadi alat yang ampuh untuk memikat seseorang atau mencapai suatu tujuan dengan cara praktis.

Jika kini ada yang namanya operasi plastik, dulu ada susuk yang bahkan tetap eksis hingga kini.

Beberapa tujuan orang menggunakan susuk adalah agar lebih enak dipandang sehingga bisa memikat hati orang lain sejak pandangan pertama, ada juga yang menggunakan susuk agar terlihat lebih kharismatik dan berwibawa.

Ada juga agar sulit dilupakan orang meski baru pertama kali berjumpa, agar awet muda, bahkan ada juga yang memasang susuk agar kemauannya sering dituruti.

Meski tujuannya berbeda-beda sesuai jenis susuknya, tapi secara garis besar orang menggunakan susuk agar dipermudah tujuan yang ingin dicapainya.

Susuk itu sendiri sebuah media yang diisi mahluk gaib. Bentuk medianya bisa berupa jarum emas atau susuk emas, intan, berlian, gabah, samber lilin, merah delima, gotri, dan masih banyak lagi jenisnya. Kesemuanya memiliki khasiat berbeda sesuai tujuan yang menginginkan.

Jika wanita ingin terlihat cantik, memesona, memikat hati pria biasa menggunakan susuk emas dan ditanam di wajah ada di bagian bibir, dagu, pipi, bahkan dahi.

Pria pun biasa menggunakan susuk emas untuk tujuan yang sama, yakni agar terlihat lebih menawan dan enak dipandang.

Jika dibandingkan, menggunakan susuk emas jauh lebih murah dibanding melakukan operasi plastik yang cukup menguras kocek. Harga pemasangan susuk umumnya mulai dari satu juta rupiah.

Memasang susuk pun tidak sembarangan, hanya bisa dilakukan oleh ahli spiritual karena akan menggunakan ritual dan mantra mantra. Saat memasang susuk, tidak terasa sakit. Rasanya hanya seperti ada benda yang menempel di muka saja.

Kalau dilihat dari segi pemasangan, susuk emas termasuk jenis susuk konvensional yang mana cara penggunaanya dengan ditanam.

Ada cara menggunakan susuk lain, yakni dengan diminum. Susuk ini berbentuk cairan yang telah dibacakan mantra. Lalu ada juga susuk yang berbentuk kapsul herbal dan digunakan dengan cara menelannya.

Cara menggunakan susuk berbentuk herbal ini pun tanpa ada rasa sakit, cukup diminum dan tentu saja tidak ada rasa sakit saat memilinumnya, karena bentuknya kapsul.

Banyak orang yang bertanya, apakah pasang susuk emas ada pantangannya?

Biasanya orang yang menggunakan susuk biasanya diberi pantangan yang kalau dilanggar akan menghilangkan khasiat susuk tersebut.

Biasanya pantangan itu berupa larangan mengonsumsi sesuatu atau melakukan sesuatu.

Ada yang berupa tidak boleh makan sate, tidak boleh makan daun kelor bahkan menyentuhnya, tidak boleh mengonsumsi pisang emas dan pisang tanduk, bahkan tidak boleh mengonsumsi labu air.

Meski begitu, penggunaan susuk harus dipikirkan dengan baik karena susuk juga memiliki dampak lain bagi tubuh pengguna.

Konon orang yang menggunakan susuk akan sulit menghadapi ajal ketika susuk tersebut masih tertanam di tubuhnya, ada juga gangguan pada tubuh karena susuk ini adalah benda luar tubuh yang ditanam di dalam tubuh dan itu bisa berisiko untuk Kesehatan tubuh, bahkan untuk Kesehatan mental.

Semoga informasi ini bermanfaat dan sampai jumpa pada artikel selanjutnya!